Cara Menemukan Pusat Massa - Perbedaan Antara

Cara Menemukan Pusat Massa

Pusat Massa - Definisi

Titik di mana seluruh massa tubuh atau sistem dapat dianggap terkonsentrasi dikenal sebagai pusat massa. Dengan kata lain, itu adalah titik di mana massa total tubuh atau sistem memiliki efek yang sama ketika terkonsentrasi pada massa titik.

Menghitung Pusat Massa

Tubuh kaku memiliki distribusi massa kontinu. Suatu sistem massa dapat memiliki distribusi massa yang kontinu atau diskrit. Untuk memahami konsep ini dengan lebih baik mari kita pertimbangkan sebuah sistem massa dua titik mdan m2 diposisikan di (x1, y1) dan (x2, y2).


Pusat massa sistem akan diberikan oleh koordinat (xCM, yCM) diperoleh dengan rumus berikut.


Jika koordinat z juga diberikan maka koordinat z dari pusat massa dapat diperoleh dengan metode yang sama. Pusat massa secara internal membagi jarak antara dua titik dan jarak dari CM ke masing-masing massa (r) berbanding terbalik dengan massa (m). yaitu r∝1 / m. Oleh karena itu, hubungan berikut berlaku untuk sistem massa dua titik. r1/ r2 = m2/ m1. Hasil untuk dua titik massa dapat diperluas ke banyak sistem partikel sebagai berikut. Jika koordinat partikel msaya diberikan oleh (xsaya, ysaya ) maka koordinat pusat massa dari banyak sistem partikel diberikan oleh,



 

 

Distribusi massa kontinu dapat diperkirakan sebagai kumpulan massa yang sangat kecil. Oleh karena itu, mengambil kasus pembatas dari hasil di atas memberikan koordinat pusat massa.


Jika objek memiliki distribusi massa seragam (kerapatan seragam) dan objek geometri reguler, pusat massa terletak di pusat geometrik objek. Juga harus dicatat bahwa, pusat massa (CM) dan pusat gravitasi (CG) digunakan secara sinonim dalam sebagian besar situasi. Namun, mereka berbeda, dan mereka bertepatan hanya ketika medan gravitasi yang bekerja pada tubuh atau sistem seragam. Kalau tidak, pusat massa dan pusat gravitasi dipisahkan.

Ini berlaku untuk semua benda di medan gravitasi bumi. Namun, perbedaan lokasi pusat massa dan pusat gravitasi terlalu kecil untuk benda kecil, tetapi untuk benda besar, terutama benda tinggi seperti roket di landasan peluncurannya, ada pemisahan yang signifikan antara pusat massa dan pusat gravitasi.

Cara Menemukan Pusat Massa - Contoh

Pusat Massa Contoh 01. Massa m, 3m, 4m, dan 6m masing-masing terletak pada koordinat (2, -6), (4,0), (- 1,3) dan (-4, -4). Temukan pusat massa sistem.


Pusat Massa Contoh 02. Bulan mengorbit pada 385000 km dari pusat bumi. Jika massa bulan adalah 7.3477 × 1022 kg atau 0,012300 massa Bumi, temukan jarak ke pusat massa sistem bumi dan bulan, dari pusat bumi.

Dari relasi r1/ r2 = m2/ m1 kita bisa mendapatkan r ituBumi/ rbulan = mbulan/ mBumi . Karena orbit bulan adalah 385000 km dan mempertimbangkan rasio yang tersedia, jarak ke pusat massa dari pusat bumi adalah

rBumi/ (rbulan+ rBumi ) × 385000 km = mbulan/ (mBumi+ mbulan ) × 385000 km.

Mengganti nilai dan penyederhanaan memberikan 0,012300 / (1 + 0,012300) × 385000 km = 4677,96 km (Di sini massa bulan diambil sebagai bagian dari massa bumi, mis. Mbulan/ mBumi =.0123)

Pemisahan adalah penting (1,25% dari orbit bulan) karena bulan memiliki massa yang cukup besar, tetapi untuk objek yang lebih kecil seperti mobil, rasio mmobil/ mBumi adalah nol untuk semua perhitungan praktis.