Perbedaan Antara Oosit Sekunder dan Ovum - Perbedaan Antara

Perbedaan Antara Oosit Sekunder dan Ovum

Perbedaan Utama - Oosit Sekunder vs Ovum

Oosit dan ovum sekunder adalah dua tahap diferensiasi gamet betina dari oosit primer dalam proses yang disebut oogenesis. Oogenesis terjadi selama reproduksi seksual pada mamalia. Selama perkembangan janin, sejumlah folikel primordial yang terbatas dikembangkan dari epitel germinal ovarium. Folikel primordial ini ditransformasikan menjadi oosit primer dalam proses yang disebut oocytogenesis perbedaan utama antara oosit sekunder dan ovum adalah itu oosit sekunder diproduksi oleh meiosis 1 dari oosit primer sedangkan ovum diproduksi oleh maturasi ootid. Ootid diproduksi oleh meiosis 2 dari oosit sekunder. Sel telur dianggap sebagai gamet betina dewasa.

Bidang-bidang Utama yang Dicakup

1. Apa itu Oosit Sekunder
      - Definisi, Proses Pengembangan, Karakteristik
2. Apa itu Ovum
      - Definisi, Proses Pengembangan, Karakteristik
3. Apa Persamaan Antara Oosit Sekunder dan Ovum
     – Garis Besar Fitur Umum
4. Apa Perbedaan Antara Oosit Sekunder dan Ovum
      - Perbandingan Perbedaan Kunci

Istilah Kunci: Meiosis 1, Meiosis 2, Oogenesis, Oogonia, Ootid, Ovum, Ovum, Tubuh Polar, Oocyte Utama, Oocyte Sekunder


Apa itu Oosit Sekunder

Oosit sekunder adalah oosit yang terbentuk setelah selesainya meiosis 1 yang menimbulkan ootid dan sel telur setelah selesainya meiosis 2. Oognia adalah sel-sel dalam ovarium yang menimbulkan oosit primer selama oogenesis. Oogenesis adalah proses diferensiasi oogonia menjadi ova dewasa pada manusia. Oogonia adalah sel diploid, dan mereka membelah dengan mitosis untuk menghasilkan oosit primer. Secara umum, sekitar 7 juta oosit primer diproduksi selama tahap perkembangan janin. Sekitar 1-2 juta oosit primer ada di ovarium saat lahir. Oosit primer tersebut mengalami meiosis 1. Meiosis 1 dari oosit primer ditangkap pada tahap diplotene dari profase 1. Meiosis 1 ini berlanjut setelah masa pubertas. Dimulainya kembali meiosis 1 terjadi di bawah pengaruh hormon luteinizing (LH). Meiosis 1 menghasilkan sel haploid yang mengandung dua kromatid. Ini disebut oosit sekunder.


Gambar 1: Oogenesis

Meiosis 1 juga menghasilkan tubuh kutub pertama (1PB). Tubuh kutub ini adalah tubuh eksklusi sitoplasma, yang mengandung kelebihan DNA. Setelah selesainya meiosis 1, oosit sekunder memulai meiosis 2. Namun, meiosis 2 juga ditangkap di metafase 2 sampai pembuahan gamet betina oleh gamet jantan. Proses oogenesis ditunjukkan pada Gambar 1

Apa itu Ovum?

Ovum adalah gamet betina dewasa pada mamalia, yang memunculkan embrio setelah pembuahan. Oosit sekunder, yang ditangkap pada metafase 2 meiosis 2 dilanjutkan meiosis 2 setelah pembuahan oleh sperma. Penyelesaian meiosis 2 menghasilkan satu ootid dan satu lagi tubuh kutub. Tubuh kutub ini juga mengandung kelebihan DNA yang dihasilkan oleh pembuahan. Ootid matang ke dalam sel telur. Pematangan ootid terjadi di bawah pengaruh hormon perangsang folikel (FSH).


Gambar 2: Sel telur

Lapisan terluar sel telur dikelilingi oleh lapisan sel folikel. Inti sel telur tertutup oleh plasma sel, yang juga disebut kuning telur. Kuning telur mengandung nutrisi penting untuk pertumbuhan sel telur. Sel telur ditunjukkan pada gambar 2.

Kesamaan Antara Oosit Sekunder dan Ovum

  • Baik oosit sekunder dan ovum merupakan tahapan diferensiasi oosit primer menjadi gamet betina dewasa.
  • Baik oosit sekunder dan ovum diproduksi di dalam ovarium setelah pubertas.
  • Baik oosit sekunder dan ovum bersifat haploid.

Perbedaan Antara Oosit Sekunder dan Ovum

Definisi

Oosit sekunder: Oosit sekunder adalah oosit yang dihasilkan ketika meiosis 1 selesai dan menimbulkan ootid dan sel telur setelah selesainya meiosis 2.

Telur: Ovum adalah gamet betina dewasa pada mamalia, yang memunculkan embrio setelah pembuahan.

Asal

Oosit sekunder: Oosit sekunder dihasilkan dari oosit primer dengan menjalani meiosis 1.

Telur: Sel telur diproduksi saat ootid matang.

Komposisi

Oosit sekunder: Setiap kromosom oosit sekunder terdiri dari dua kromatid.

Telur: Setiap kromosom sel telur terdiri dari kromatid tunggal.

Berkembang menjadi

Oosit sekunder: Oosit sekunder berkembang ke dalam sel telur dengan menjalani meiosis 2.

Telur: Sel telur berkembang menjadi zigot setelah pembuahan.

Diferensiasi

Oosit sekunder: Oosit sekunder adalah gamet betina yang kurang terdiferensiasi.

Telur: Sel telur adalah gamet betina yang berbeda.

Kesimpulan

Oosit dan sel telur sekunder adalah dua tahap sel reproduksi wanita pada mamalia. Diferensiasi oosit primer ke dalam sel telur disebut oogenesis. Oosit primer mengalami meiosis 1 untuk menghasilkan oosit sekunder dan tubuh polar. Oosit sekunder mengalami meiosis 2 untuk menghasilkan ootid dan badan kutub lainnya. Ootid matang untuk menghasilkan sel telur, yang menghasilkan embrio setelah pembuahan sel telur oleh sperma. Inilah perbedaan antara oosit sekunder dan sel telur.

Gambar milik:

1. "Gray5" Oleh Henry Vandyke Carter - Henry Gray (1918) Anatomi Tubuh Manusia Bartleby.com: Gray's Anatomy, Plate 5 (Public Domain) via