Perbedaan Antara Keseimbangan dan Kondisi Stabil - Perbedaan Antara

Perbedaan Antara Keseimbangan dan Kondisi Stabil

Perbedaan Utama - Ekuilibrium vs Steady State

Ekuilibrium dan kondisi mapan adalah dua istilah yang digunakan dalam kimia fisik mengenai reaksi kimia yang terjadi dalam suatu sistem. Biasanya, dalam reaksi kimia, reaktan diubah menjadi produk. Dalam beberapa reaksi, reaktan sepenuhnya dikonversi menjadi produk tetapi dalam reaksi lain, reaktan sebagian dikonversi menjadi produk. Kedua istilah ini menggambarkan tahap reaksi kimia tertentu di mana konsentrasi komponen dalam campuran reaksi tetap konstan. Tetapi keseimbangan reaksi berbeda dari kondisi mapan karena beberapa alasan. Perbedaan utama antara keseimbangan dan kondisi tunak adalah equilibrium adalah keadaan di mana laju reaksi maju sama dengan laju reaksi mundur sedangkan keadaan tunak adalah tahap reaksi kimia yang memiliki konsentrasi zat antara yang konstan.

Bidang-bidang Utama yang Dicakup

1. Apa itu keseimbangan?
      - Definisi, Prinsip, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ekuilibrium
2. Apa yang dimaksud dengan Steady State
      - Definisi, Prinsip, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kondisi Stabil
3. Apa Perbedaan Antara Keseimbangan dan Kondisi Mapan
      - Perbandingan Perbedaan Kunci

Istilah Utama: Keseimbangan, Konstanta Keseimbangan, Prinsip Le Châtelier, Produk, Reaktan, Laju Reaksi, Kondisi Mantap


Apa itu keseimbangan?

Ekuilibrium adalah keadaan di mana laju reaksi maju sama dengan laju reaksi mundur. Meskipun beberapa reaksi kimia mencapai penyelesaian, beberapa reaksi lainnya tidak sepenuhnya terjadi. Misalnya, asam lemah dan basa lemah dalam larutan encer sebagian terdisosiasi menjadi ion. Kemudian, kita dapat mengamati ada ion serta molekul dalam larutan itu. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa ada keseimbangan antara molekul dan ion (mis: asam dan basa terkonjugasinya). Ini terjadi karena laju disosiasi asam atau basa sama dengan laju pembentukan asam atau basa dari ion-ionnya.

Ketika campuran reaksi berada dalam kesetimbangan, tidak ada perubahan total dalam konsentrasi reaktan dan produk. Mari kita perhatikan contoh untuk memahami konsep ini.


Gambar 1: Kesetimbangan antara asam asetat dan basa terkonjugasinya

Gambar di atas menunjukkan keseimbangan antara asam asetat dan basa terkonjugasinya. Di sini, reaksi ke depan adalah pemisahan molekul asam asetat sedangkan reaksi ke belakang adalah pembentukan molekul asam asetat. Untuk memahami perilaku sistem keseimbangan, kita dapat menggunakan prinsip Le Châtelier.

Menurut Prinsip Le Châtelier, ketika keseimbangan suatu sistem terganggu, ia cenderung memperoleh keadaan keseimbangan lagi dengan mengubah beberapa kondisinya. Dengan kata lain, sistem cenderung menyesuaikan sendiri jika keseimbangannya terganggu.

Sebagai contoh, dalam keseimbangan di atas, jika kita menambahkan lebih banyak asam asetat ke larutan maka jumlah asam asetat meningkat dalam sistem itu. Kemudian untuk mendapatkan keseimbangan, beberapa molekul asam asetat akan berdisosiasi, membentuk basa terkonjugasi dan sistem akan mendapatkan keseimbangan lagi. Dengan kata lain, reaksi ke depan akan dilakukan untuk menyesuaikan kembali sistem.

Untuk sistem dengan keseimbangan, kita dapat mendefinisikan sebuah konstanta kesetimbangan. Konstanta ini tergantung pada perubahan suhu sistem itu. Pada suhu konstan, konstanta kesetimbangan selalu memiliki nilai tetap untuk campuran reaksi tertentu.

Apa itu Steady State?

Keadaan stabil reaksi kimia adalah tahap yang memiliki konsentrasi zat antara yang konstan. Jika reaksi kimia tertentu terjadi melalui beberapa langkah (langkah elementer), laju reaksi akan ditentukan oleh langkah penentuan laju. Ini adalah langkah paling lambat di antara yang lainnya. Kemudian laju reaksi diberikan sehubungan dengan langkah paling lambat ini. Tetapi ketika langkah-langkah reaksi tidak dapat dikenali, langkah paling lambat tidak dapat dikenali untuk menentukan laju reaksi. Pada situasi seperti itu, kita dapat mempertimbangkan produk antara yang memiliki konsentrasi konstan untuk waktu yang singkat.


Langkah-langkah elementer dari reaksi membentuk molekul-molekul perantara. Intermediate adalah molekul yang bukan reaktan atau produk tetapi molekul yang terbentuk selama perkembangan reaksi kimia. Ketika langkah paling lambat tidak dapat dikenali, kita dapat menggunakan konsentrasi zat antara untuk perhitungan laju reaksi. Bahan antara yang berumur pendek ini terbentuk dalam keadaan stabil dari reaksi.

Perbedaan Antara Keseimbangan dan Kondisi Stabil

Definisi

Kesetimbangan: Ekuilibrium adalah keadaan di mana laju reaksi maju sama dengan laju reaksi mundur.

Stabil: Keadaan stabil reaksi kimia adalah tahap yang memiliki konsentrasi zat antara yang konstan.

Konsentrasi

Kesetimbangan: Dalam kesetimbangan, konsentrasi reaktan dan produk konstan.

Stabil: Dalam kondisi mapan, hanya konsentrasi produk antara yang konstan.

Reaktan dan Produk

Kesetimbangan: Dalam kesetimbangan, konsentrasi reaktan dan produk konstan.

Stabil: Dalam kondisi mapan, konsentrasi reaktan dan produk berubah.

Jenis Reaksi

Kesetimbangan: Equilibrium memiliki reaksi maju dan mundur.

Stabil: Status stabil berguna saat langkah penentuan laju tidak dikenali.

Kesimpulan

Istilah equilibrium dan steady state berguna dalam memprediksi laju reaksi kimia. Meskipun penerapan istilah-istilah ini berbeda, keseimbangan dan kondisi tunak menjelaskan perilaku campuran reaksi. Perbedaan utama antara kesetimbangan dan keadaan tunak adalah bahwa keseimbangan adalah keadaan di mana laju reaksi maju sama dengan laju reaksi mundur sedangkan keadaan tunak adalah tahap reaksi kimia yang memiliki konsentrasi konstan zat antara.

Referensi:

1. "Perkiraan Kondisi Tunak." Chemistry LibreTexts, Libretexts, 20 April 2016,