Perbedaan Antara Sintesis Dehidrasi dan Hidrolisis - Perbedaan Antara

Perbedaan Antara Sintesis Dehidrasi dan Hidrolisis

Perbedaan Utama - Sintesis Dehidrasi vs Hidrolisis

Reaksi kimia dapat dikategorikan ke dalam kelompok yang berbeda sesuai dengan sifat-sifat reaksi tersebut. Sintesis dehidrasi dan hidrolisis adalah reaksi kimia semacam itu. Reaksi-reaksi ini dikategorikan menurut mekanismenya. Kedua reaksi ini melibatkan sintesis atau konsumsi molekul air. Perbedaan utama antara sintesis dehidrasi dan hidrolisis adalah bahwa sintesis dehidrasi menghasilkan pembentukan molekul besar dari molekul yang lebih kecil sedangkan hidrolisis menghasilkan pembentukan molekul yang lebih kecil dari molekul besar.

Bidang-bidang Utama yang Dicakup

1. Apa itu Sintesis Dehidrasi
     
- Definisi, Mekanisme, Contoh
2. Apa itu Hidrolisis
     
- Definisi, Mekanisme, Contoh
3. Apa Perbedaan Antara Sintesis Dehidrasi dan Hidrolisis
     
- Perbandingan Perbedaan Kunci

Istilah Kunci: Asam Karboksilat, Kondensasi, Sintesis Dehidrasi, Esterifikasi, Ikatan Glikosidik, Hidrolisis, Ikatan Peptida


Apa itu Sintesis Dehidrasi

Sintesis dehidrasi adalah pembentukan molekul yang lebih besar dengan pelepasan molekul air. Di sini, dua atau lebih molekul yang lebih kecil membentuk ikatan kovalen satu sama lain, melepaskan molekul air per setiap ikatan. Oleh karena itu, produk akhir dari reaksi sintesis dehidrasi selalu merupakan senyawa kompleks daripada reaktan. Reaksi sintesis dehidrasi adalah jenis reaksi sintesis karena molekul besar dihasilkan.

Reaksi sintesis dehidrasi ini juga dapat disebut sebagai reaksi kondensasi karena kondensasi mengacu pada pembentukan molekul air. Oleh karena itu, sintesis dehidrasi terjadi antara molekul yang memiliki gugus hidroksil (–OH) dan proton yang tersedia untuk dilepaskan.

Dalam proses sintesis kimia, sintesis dehidrasi digunakan untuk memperoleh molekul yang lebih besar dengan melepaskan molekul air. Misalnya, reaksi antara alkohol dan asam karboksilat dapat menghasilkan ester, melepaskan molekul air sebagai produk sampingan. Di sini, gugus –OH dari asam karboksilat dilepaskan dan atom –H yang berikatan dengan oksigen alkohol juga dilepaskan. Oleh karena itu, kedua gugus –OH dan -H ini bergabung untuk membentuk molekul air.


Gambar 01: Esterifikasi

Dalam sistem biologis, istilah ikatan glikosidik dan ikatan peptida sering digunakan untuk menggambarkan ikatan antar molekul. Ikatan glikosidik terbentuk sebagai hasil dari reaksi antara dua monosakarida yang melepaskan molekul air sedangkan ikatan peptida terbentuk sebagai hasil dari reaksi antara dua asam amino yang melepaskan molekul air. Oleh karena itu, ini adalah reaksi sintesis kondensasi atau dehidrasi.

Apa itu Hidrolisis

Hidrolisis adalah pembelahan ikatan kimia dengan adanya air. Di sini, air bertindak sebagai reaktan yang terlibat dalam proses reaksi. Dalam reaksi hidrolisis, molekul besar selalu dipecah menjadi molekul yang lebih kecil. Karena itu, reaktan selalu mengandung molekul kompleks, tidak seperti produk. Dalam reaksi ini, sebuah molekul air ditambahkan ke molekul reaktan, yang menyebabkan pembelahan ikatan kimia yang ada dalam reaktan itu.

Ketika molekul besar dihidrolisis, dua molekul kecil yang dihasilkan mendapatkan gugus –OH dan kelompok –H dari molekul air. Hidrolisis adalah kebalikan dari kondensasi. Ini karena, dalam reaksi kondensasi, molekul air terbentuk sedangkan dalam hidrolisis, molekul air dikonsumsi.


Gambar 2: Reaksi Hidrolisis Ester

Jika kita mengambil contoh yang sama seperti dalam reaksi sintesis dehidrasi, hidrolisis ester membentuk reaktan reaksi esterifikasi. Mereka adalah asam karboksilat dan alkohol. Untuk ini, basis digunakan. Oleh karena itu, ion karboksilat terbentuk bukan asam karboksilat karena stabilitasnya yang tinggi. Namun, reaksi ini mengkonsumsi molekul air untuk menyediakan gugus -OH untuk pembentukan asam karboksilat dan gugus -H untuk pembentukan alkohol. Proses ini disebut saponifikasi.

Perbedaan Antara Sintesis Dehidrasi dan Hidrolisis

Definisi

Dehidrasi: Sintesis dehidrasi adalah pembentukan molekul yang lebih besar dengan pelepasan molekul air.

Hidrolisis: Hidrolisis adalah pembelahan ikatan kimia dengan adanya air.

Mekanisme

Dehidrasi: Reaksi sintesis dehidrasi adalah reaksi kombinasi.

Hidrolisis: Reaksi hidrolisis adalah reaksi dekomposisi.

Molekul air

Dehidrasi: Reaksi sintesis dehidrasi membentuk molekul air.

Hidrolisis: Reaksi hidrolisis mengkonsumsi molekul air.

Reaktan

Dehidrasi: Reaktan dari reaksi sintesis dehidrasi adalah molekul yang lebih kecil dari produk mereka.

Hidrolisis: Reaktan dari reaksi hidrolisis adalah molekul kompleks daripada produk mereka.

Produk sampingan

Dehidrasi: Reaksi sintesis dehidrasi memberikan molekul air sebagai produk sampingan.

Hidrolisis: Reaksi hidrolisis tidak memberikan produk sampingan.

Kesimpulan

Sintesis dehidrasi dan hidrolisis adalah reaksi kimia yang terjadi di hadapan air. Itu karena reaksi sintesis dehidrasi memberikan molekul air ke medium sedangkan reaksi hidrolisis mengkonsumsi molekul air dari campuran reaksi. Perbedaan utama antara sintesis dehidrasi dan hidrolisis adalah bahwa sintesis dehidrasi menghasilkan pembentukan molekul besar dari molekul yang lebih kecil sedangkan hidrolisis menghasilkan molekul yang lebih kecil dari molekul besar.

Referensi:

1. Reid, Danielle. "Sintesis Dehidrasi: Definisi, Reaksi & Contoh." Study.com. tidak Web.