Perbedaan Antara Pola Dasar dan Stereotipe - Perbedaan Antara

Perbedaan Antara Pola Dasar dan Stereotipe

Perbedaan Utama - Pola Dasar vs Stereotipe

Banyak orang bingung kedua istilah Archetype dan Stereotype karena mereka terlihat dan terdengar mirip. Namun, ada perbedaan yang jelas antara pola dasar dan stereotip. SebuahPola dasar dapat berupa karakter, tema, simbol atau bahkan situasi di mana stereotip (dalam fiksi) biasanya merujuk pada karakter dengan karakter karakter yang digeneralisasi. Ini adalah perbedaan utama antara arketipe dan stereotip.

Apa itu Pola Dasar?

Pola dasar adalah simbol atau motif yang terus berulang dalam sastra yang mewakili pola universal sifat manusia. Kata arketipe juga berarti pola asli dari mana salinan dibuat. Dalam literatur, arketipe dapat berupa karakter, tindakan atau situasi yang mewakili sifat manusia yang umum.

Arketipe, yang mewakili budaya manusia secara individu serta seluruh ras manusia, membentuk struktur sebuah karya sastra. Arketipe membantu pembaca untuk menghubungkan dan mengidentifikasi karakter dan situasi dalam sebuah buku. Ini juga merupakan cara penulis untuk menyampaikan realisme.

Mari kita lihat beberapa contoh pola dasar. Pahlawan dan penjahat adalah contoh yang baik dari arketipe karakter. Pahlawan berjuang melawan kejahatan untuk memulihkan perdamaian, harmoni, dan keadilan bagi masyarakat, sedangkan penjahat adalah penentang utama pahlawan. Kami menemukan pahlawan dan penjahat dalam banyak cerita. Sebagai contoh,

Penjahat: Voldemort, Profesor Moriarty, Kapten Hook, Sauron, Shere Khan, dll.

Pahlawan: Beowulf, Harry Potter, Frodo, Superman, Hercules, Achilles, Sherlock Holmes, dll.

Jika Anda melihat masing-masing pahlawan ini, Anda akan perhatikan bahwa meskipun mereka memiliki karakteristik dan kualitas yang berbeda, dan termasuk dalam berbagai usia, budaya, dan periode waktu, mereka juga sama; mereka semua terutama menunjukkan kebaikan dan berperang melawan kejahatan.

Kami juga menemukan karakter arketipe lain dalam literatur seperti figur ibu, mentor, doppelganger, mentor, tabib, pemberontak, dll.

Situasi atau tindakan arketipe termasuk perjalanan (perjalanan fisik atau emosional memahami kepribadiannya dan sifat dunia), kebaikan vs kejahatan, pencarian, kejatuhan, dll.


Pola dasar pahlawan, penjahat, dan gadis dalam kesulitan

Apa itu Stereotype?

Stereotip adalah karakter dengan karakter karakter umum. Stereotip mungkin tampak seperti representasi yang disederhanakan dari jenis, jenis kelamin, kelompok agama, kelas, atau pekerjaan.

Dalam sastra, karakter minor sebuah novel sering digambarkan sebagai karakter stereotip; mereka sering merupakan karakter datar yang tidak mengalami pertumbuhan atau transformasi yang berarti dalam perjalanan narasi. Karakter stereotip memiliki karakter yang dapat dikenali.

Misalnya, jika kita berkata, ibu, gambar tertentu terbentuk dalam pikiran kita; kita membayangkan seorang wanita yang baik, hangat, penuh kasih, dan mengasuh. Tetapi kualitas-kualitas ini tidak ditemukan pada setiap ibu; seorang ibu juga bisa kejam, dingin dan egois juga. Untuk contoh-contoh dari literatur, mari kita lihat karakter ibu tiri dalam fiksi. Dalam fiksi, ibu tiri sering digambarkan sebagai kejam dan jahat; misalnya, lihat karakter ibu tiri dalam cerita-cerita seperti Cinderella, Snow White, dan Hansel dan Gretel. Ini dapat diindikasikan sebagai contoh karakter stereotip.


Perbedaan Antara Pola Dasar dan Stereotipe

Definisi

Pola dasar adalah simbol atau motif berulang dalam sastra yang mewakili pola universal dari sifat manusia.

Stereotip adalah karakter dengan karakter karakter umum.

Jenis Karakter

Pola dasar bisa dinamis atau statis, bulat atau datar, atau besar atau kecil.

Stereotip sebagian besar digunakan untuk menggambarkan karakter pendukung, ditandai oleh kerataan.

Karakter

Pola dasar adalah prototipe karakter; itu adalah dasar di mana karakter dapat dibangun.

Stereotip adalah representasi karakter yang disederhanakan.

Mengetik

Pola dasar dapat berupa karakter, situasi atau tindakan.

Stereotip seringkali karakter.


Gambar milik:

“Chivalry” Oleh Frank Dicksee - Pusat Pembaruan Seni (Domain Publik)